24 C
id

Herman Hofi: Kehadiran Wali Kota Dampingi Jemaah Haji Bentuk Kepemimpinan Nyata







Pontianak.suarana.com - Pengamat hukum dan kebijakan publik, Herman Hofi Munawar, memberikan apresiasi terhadap langkah Wali Kota Pontianak yang mengantarkan langsung para jemaah haji hingga ke Embarkasi Batam. Menurutnya, tindakan tersebut bukan sekadar menjalankan tugas seremonial ataupun administratif, melainkan bentuk nyata kepemimpinan yang hadir dan melayani masyarakat secara langsung.


Herman Hofi menilai kehadiran fisik seorang kepala daerah di titik keberangkatan internasional memiliki dampak psikologis yang sangat besar bagi para jemaah. Terlebih, keberangkatan haji merupakan momen sakral yang penuh harapan dan emosional bagi masyarakat.






“Ini bukan hanya soal melepas keberangkatan, tetapi menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar hadir mendampingi warganya sampai pada tahapan penting perjalanan ibadah,” ujarnya, Kamis, 07 Mei 2026.


Dengan jumlah jemaah haji Kota Pontianak yang mencapai lebih dari seribu orang, proses koordinasi logistik, keamanan, hingga pelayanan kesehatan tentu menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, kehadiran langsung Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dinilai mampu memastikan seluruh rangkaian pelayanan berjalan sesuai rencana.


Menurut Herman Hofi, langkah tersebut juga memberi rasa tenang kepada para jemaah maupun keluarga yang ditinggalkan. Pemerintah Kota Pontianak dianggap menunjukkan tanggung jawab penuh terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah suci.


Ia menambahkan, keputusan mendampingi jemaah hingga ke Batam menjadi bukti bahwa para jemaah tidak dilepas begitu saja setelah seremoni keberangkatan di daerah asal. Pendampingan hingga embarkasi disebut sebagai bentuk tanggung jawab menyeluruh atau end-to-end responsibility dari seorang pemimpin kepada rakyatnya.


“Ini memperlihatkan kedekatan emosional antara pemimpin dan masyarakat. Warga merasa diperhatikan dan dihormati,” tambahnya.


Selain itu, keberadaan Wali Kota di Embarkasi Batam juga dinilai membawa pesan kuat kepada pihak otoritas embarkasi maupun pemerintah Arab Saudi bahwa jemaah asal Pontianak mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerahnya.


Di tengah kondisi cuaca yang dinamis dan perjalanan panjang menuju Tanah Suci, aspek kesehatan jemaah menjadi perhatian utama. Herman Hofi menyebut koordinasi tim medis daerah yang turut dipantau langsung oleh Wali Kota merupakan langkah penting demi memastikan kondisi jemaah tetap prima selama perjalanan.


Ia berharap pelayanan yang maksimal tersebut sejalan dengan kualitas bimbingan manasik yang sebelumnya telah diberikan kepada seluruh calon jemaah haji.


Pada akhirnya, Herman Hofi menegaskan bahwa pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bersedia hadir di titik-titik penting kehidupan masyarakatnya.


“Mengantar hingga embarkasi bukan sekadar simbolis, tetapi bentuk penghormatan tertinggi terhadap niat suci warga yang hendak menunaikan ibadah haji,” tegasnya.


Ia pun mendoakan seluruh jemaah haji Kota Pontianak tahun 2026 serta seluruh jemaah haji Indonesia agar diberikan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci dan kembali ke tanah air dengan selamat serta menjadi haji yang mabrur.


Tim Red
Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru
Advertisement
- Advertisment -
- Advertisment -
⚠️ Peringatan Plagiarisme
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.